Jumat, 24 Februari 2012

Testride Kawasaki Ninja ZX-6R


Berkendara dengan Kawasaki ZX-6R, seperti merasakan neraka dan surga.He..he..he...Tapi,jangan berpikir yang enggak-enggak dulu ya.Itu hanya sebatas kiasan.Dari dua paduan berbeda itu bisa dirasakan dalam satu sensasi sekaligus.Ya,ketika tubuh 178 cm/64 kg ini nyemplak supersports 599cc itu buat aktivitas harian di Ibu Kota.
Hell atau neraka yang kata-katanya penuh siksaan,tidak ubahnya berkendara pacuan bermesin 4 silinder segaris ini kala menembus kemacetan. Terik matahari,ikut membuat suhu mesin meningkat. Tak salah kalau indikator suhu mesin di spidometer, beranjak hingga 110º celcius.Sedang suhu udara di luar, capai 32º.Akibatnya, tubuh yang mendekap besutan berdimensi(PxLxT) 2.090mm x 705mm x 1.115mm itu ikut mandi
keringat.
Sebenarnya ketika suhu engine capai 100º, extra fan
langsung bekerja buat pendinginan mesin. Tapi,ketika berjalan,suhu berangsur turun seiring angin yang masuk ke sela fairing dan radiator.Suhu engine pun bisa drop ke 102º.Tetapi, tenang.batasan overheat di ZX-6R pada suhu 120º lebih.Atau,ketika indikator di spidometer tunjukan tulisan HI.Kalau HI,cukup matikan engine dulu.Baru setelah suhu turun,silakan digeber lagi.
Rambatan panas dari engine,ikut menghangatkan kedua sisi dalam paha.Itu karena sasis deltabox yang diapit selama berkendara juga ikut hangat.Siksaan lain kala macet, dirasakan telapak tangan.Penyebabnya,riding position yang merunduk.Jadi,telapak tangan bakal alami kesemutan juga pegal.Rasanya, ingin sekali turun dan istirahat sejenak.
Tapi,semua itu berangsur hilang seiring jalan dan kondisi malam hari yang lengang. Semua yang dialami,seakan membawa rider seperti berada di surga.
Lengan ayun diikuti kekerasan sok yang bisa diatur,bikin percaya diri!(kiri atas).Ketemu jalan sepi?Gasss...!Deru suara bakal lebih liar jika diikuti pengantian muffler!

Ya,dikala semua terasa indah untuk dinikmati ketika berkendara dengan pacuan senilai Rp 211 juta (on the road Jakarta)ini.Tidak ada pegal tangan berlebih seperti dialami ketika di kemacetan.
Mulai dari akselerasi hingga kenikmatan berkendara,semua ditawarkan. Menikung dan berakselerasi dikondisi jalan sepi,bikin adrenalin naik. Menunggang ZX-6R,tidak ubahnya berkendara dengan pacuan ber-cc kecil.
Selap-selip mendahului kendaraan di depan terasa mudah.Untuk berganti jalur atau change line,tidak temui kesulitan meski bobot kosong ZX-6R mencapai 191 kg.Tapi,tentunya diimbangi tubuh buat ikuti
pergerakan kemudi dan arah motor.
Tidak terasa ketika berakselerasi dari gigi satu,kecepatan tembus hingga 130 km/jam.Sedang rpm,baru di 14.000.Setiap perpindahan gigi,roda depan terus terangkat hingga gigi 3. Dan,saat itu kecepatan
sudah menunjukkan lebih dari 180 km/jam.Padahal,masih ada 3 gigi lagi tersisa tuh.Ketika roda terangkat pun, stabilizer setang mulai berperan
mencegah gelaja goyang berlebih di kemudi.
Sayangnya,sulit buat mencapai kecepatan lebih dari 240 km/jam di jalan Ibu Kota.Apalagi rem pakem yang ditawarkan dua cakram depan dan kaliper Nissin,membuat lengan dan tubuh harus kuat menopang.Jika tidak,tubuh bakal dilempar jika melakukan pengereman mendadak.So,musti waspada buat buka gas dan pengereman.Terutama,untuk sobat yang baru jajal supersports.
Desain sharp diiringi pencahayan maksimalbuat malam

Sebagai speedgoers alias pecinta kecepatan,berakselerasi pakai ZX-6 seakan membawa diri hingga langit ke-7.Capai kecepatan 0–100 km/jam,cuma butuh 3,9 detik dengan jarak 53,6 meter.Tenaga 119dk/12.500 rpm di ZX-6R,membuat jarak 201 meter ditempuh dalam waktu 7,8 detik dikecepatan 150,2 km/jam.Itu pun,waktu cukup terbuang banyak untuk start dari gigi I lho.Sebab jika langsung geber,pastinya torsi besar ZX-6 yang capai 66,7 Nm/ 11.800 rpm bakal menghempas tubuh.Tidak terasa,keliling Ibu Kota dikondisi jalan yang bervariasi,konsumsi bbm bermain 1 : 15. Setiap 1 liter Pertamax Plus yang dihabiskan,sanggup buat tempuh 15 km.Wajar selain 600cc ZX-6R juga kerap digeber lebih dari 150 km/jam.Usah khawatir,tangki ZX-6R berkapasitas 17 liter.Bikin gak mau turun!
(Sumber:motorplus-online.com)

Sabtu, 18 Februari 2012

Awas! Ganti Setang Racing, Kabel Kopling Ninja 250R Rawan Nyangkut


Setang racing menekuk ke tangki, minta kabel
kopling lebih panjang
Aplikasi setang racing, sudah jadi bagian dari
paket gaul Kawasaki Ninja 250R. Sayangnya, banyak
pemakai setang racing mengeluh Ninjanya sulit belok
maksimal ke kanan. Ternyata radius putar setang
terganjal kabel kopling. Ya, kabel kopling standar jadi
terlalu pendek jika pakai setang racing.
Diamini Jaenudin alias Jae. "Untuk menikung sambil
jalan, enggak masalah. Tapi, pas parkir atau di
kemacetan, sulit belok. Akibatnya, banyak yang ngaku
kabel kopling cepat putus," ucap mekanik bengkel
resmi Kawasaki Ninja, di Gading Serpong,
Tangerang itu.
Mengatasinya gampang. Cukup ganti kabel dan
rumah kabel kopling yang lebih panjang. Jae
menyebut bisa pakai kabel kopling Honda GL. Jika
ingin pakai produk ori Kawasaki, bisa mengadopsi
kabel kopling KLX 150. "Punya KLX 150 lebih panjang
sekitar 5 cm," jelas Jae.
Keuntungan lainnya, baik kabel kopling Honda GL
atau Kawasaki KLX 150, harganya lebih murah dari
kabel kopling orisinal Ninja 250R. Kalau punya GL
dan KLX150 di kisaran Rp 30.000, punya Ninja 250R
banderolnya bisa 3 kali lipat.
Memasangnya pun bisa dilakukan sendiri. Dengan
sedikit trik, tak perlu sampai bongkar cover bodi dan
fairing. "Pakai sistem gandeng. Lepas kabel kopling
asli dari pengungkit di bak kopling. Lalu,
'gandengkan' kabel kopling baru dengan yang asli.
Berikutnya, tinggal lepas ujung kopling di handel dan
tarik kabel lama. Dengan begitu, kabel baru akan ikut
terbawa. Gampang, kan?!
(motorplus-online.com)

Rabu, 15 Februari 2012

First Ride Kawasaki New Ninja 150 RR, Menghapus Kesan Jadul


Sepertinya PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) masih ingin berjualan varian 2-tak. Tentunya, lewat Ninja 150 RR. Maka itu, pabrikan yang berjuluk Geng Ijo ini kembali mengeluarkan Kawasaki New Ninja 150 RR.

"Ide untuk perubahan bodi ini didapat melalui ajang OMR Ninja. Banyak konsumen yang ingin bodi lebih mudah membelah angin,” ungkap Freddyanto Basuki, Manager Marketing & Promotion PT KMI.

Seakan menjawab keinginan, desain di New Ninja RR ini tampil lebih sporty. Bisa terlihat di bagian cover depan. Bentuknya, tak lagi membulat lebar. Tapi, tampil lebih sharp lewat tarikan garis-garis tajam yang diberikan.

Lewat desain ini, benturan terhadap angin jadi lebih minim. Terlebih, ada celah diantara windshield dan cover. Sehingga, udara bisa mengalir tanpa terhalang kedok. Hambatan jadi minim.

Tak hanya di bagian windshield, tapi di sisi kanan dan kiri lampu depan juga dibuat dibuat lubang udara. Praktis lewat lubang ini, setidaknya bantu gaya downforce atau tekanan ke aspal jika dipacu di kecepatan tinggi.

Tak kalah menarik, desain fairing juga dibuat serupa. Yap! Buat alirkan hembusan angin yang ’ditabrak’ ketika berkendara. Terasa sekali ketika semplakan yang punya bobot kosong 134 kg ini dipacu buat berganti jalur.

Handling terasa lebih ringan tanpa mengurangi gaya tekan ke lintasan. Berganti jalur sekali atau dua kali pun, tak masalah. Karena bagian depan pun tetap mengikuti sesuai kemauan.

Menurut pria yang akrab disapa Freddy ini, ringannya handling juga disebabkan terjadinya pergeseran titik berat. Bukan dari sasis lho. Melainkan penerapan komponen-komponen seperti cover-cover yang sekarang diaplikasi!
Terdapat lubang udara untuk minimalisir hambatan angin
Ubahan desain juga mengacu ke bodi belakang. Meski agak terlihat lebih lebar, tapi tetap slim dan sporty! Garis-garis tajam juga bermain melunturkan kesan klasik di Ninja RR lama.

Usah kaget ketika menghidupkan engine 149 cc kombinasi bore 59 mm dan stroke 54,4 mm ini. Sebab, lampu depan dan belakang langsung nyala. Besutan seharga Rp 34,3 juta (standar) dan Rp 35 juta (special edition) ini tak lagi dilengkapi panel switch ON/OFF lampu. Otomatis! (motorplus-online.com)

Selasa, 14 Februari 2012

KNC Ambon New Regional



Alhamdulilah di tahun 2012 ini KNC Indonesia bertambah lagi saudara, kali ini telah terbentuk regional baru yaitu KNC Ambon.
Berikut adalah sedikit cerita tentang berdirinya KNC AmbonSejarah Berdirinya Kawasaki Ninja Club Region Ambon berawal dari terbentuknya sebuah Community Kawasaki Ninja RR yakni “BRAKOMADA” Ambonesse yang terbentuk pada tanggal 14 Feb 2012, yang pada saat itu beranggotakan sekitar 35 Anggota yang di Ketuai oleh Bro Togar Tampubolon. Setelah berjalan beberapa bulan tepatnya bulan Mei 2012, serta bergabungnya salah satu anggota kami yang juga anggota KNC Jakarta yakni Brur Konny Bakarbessy, maka sebagian besar anggota BRAKOMADA mengusulkan untuk  melebur BRAKOMADA Ambonesse menjadi KNC AMBON melalui musyawarah bersama semua anggota. Beberapa hari setelah itu  bro Konny langsung mendaftarkan KNC Ambon ke KNC Indonesia



aat ini KNC Ambon di ketuai oleh Bro Togar Tampubolon, bagi para rider yang ada di di kota ambon dan sekitarnya yang sekiranya ingin gabung meluncur saja langsung ke lokasi kopdar mereka di Toko & Bengkel Thomas Motor Jl. Kapt Piere Tendean-Latta atau bisa langsung kontak Bro Marchell di 081344004054.

Minggu, 12 Februari 2012

Pelantikan Anggota Baru KNC Bekasi Di Pantai Anyer,Serang Banten

Pada tanggal 11-12 Februari 2012 KNC Bekasi mengadakan touring ke Pantai Anyer di Banten Jawa Barat.Touring ini diadakan dalam rangka proses pelantikan anggotabaru KNC Bekasi di awal tahun 2012 ini.


Touring ini di ikuti oleh 15 anggota & 4 calon anggota KNC Bekasi dan juga
di hadiri oleh tamu dari Regional KNC Bandar Lampung yang diwakili oleh Bonny,KNC Cilegon yg diwakili oleh Julian & Dindo serta hampir seluruh anggota KNC Banten.



Semoga dengan adanya pelantikan anggota KNC Bekasi ini loyalitas dan dedikasi anggota seperti salah satu kalimat pada kaos KNC Bekasi "PANTANG PULANG SEBELUM TUMBANG"tidak akan padam,karena dengan pelantikan ke Anyer ini
diharapkan akan mengeratkan tali persaudaraan di KNC Bekasi khususnya dan dengan regional lain pada umumnya.



Semoga seluruh anggota KNC Indonesia mengesampingkan ego pribadi untuk
kepentingan bersama.
So.....Selamat menjadi anggota baru KNC Bekasi bagi kalian yang baru saja di lantik dan kami tunggu dedikasi kalian di lapangan.
GET THE PRIDE.....HIDUPLAH INDONESIA RAYA